Pemusnahan Barang Bukti Oleh Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri

 

CILEGON, BANTEN –Tim Penyidik Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika pada Kamis, 23 April 2026, di PT Wastec, Cilegon, Banten.



Barang bukti berasal dari 7 Laporan Polisi dan 12 tersangka, dengan rincian sebagai berikut:

1. BENNY & SYAIFUL (Barang Bukti Ekstasi):

-Sita awal: 14.839 butir

- Sisih Puslabfor: 30 butir (pembuktian sidang)

- Dimusnahkan: 14.809 butir


2. MOH. ROKIP, dikk (Barang Bukti Ekstasi):

- Sita awal: 639 butir

- Sisih Puslabfor: 34 butir (pembuktian sidang)

- Dimusnahkan: 605 butir


3. WAHYU HIDAYAT, dkk (Barang Bukti Sabu):

- Sita awal: 27.554,88 gr brutto

- Sisih Puslabfor: 26 gr brutto (pembuktian sidang)

- Dimusnahkan: 27.528,88 gr brutto


4. RAHMADI alias ADI bin ZAINALABIDIN (Barang Bukti Sabu):

- Sita awal: 21.995,43 gr brutto

- Sisih Puslabfor: 20,9134 gr brutto (pembuktian sidang)

- Dimusnahkan: 21.974,5166 gr brutto


5. DPO HANDOKO:

a. Barang Bukti Ekstasi:

- Sita awal: 19.730 butir

- Sisih Puslabfor: 130 butir (pembuktian sidang)

- Dimusnahkan: 19.600 butir


b. Barang Bukti Sabu:

- Sita awal: 4.257,87 gr brutto

- Sisih Puslabfor: 4 gr brutto (pembuktian sidang)

- Dimusnahkan: 4.253,87 gr brutto


6. YANTO bin ATENG (Barang Bukti Sabu):

-Sita awal: 192 gr brutto

- Sisih Puslabfor: 1 gr brutto (pembuktian sidang)

- Dimusnahkan: 191 gr brutto


7. AHMAD DOLI bin JAMALUDIN (Barang Bukti Ketamine):

- Sita awal: 5.788,76 gr netto

- Sisih Puslabfor: 92,26 gr netto (pembuktian sidang)

- Dimusnahkan: 5.696,5 gr netto



Total Barang Bukti Dimusnahkan:

35.056 butir ekstasi

53.948,26 gram sabu

5.696,5 gram ketamine


Seluruh barang bukti telah melalui proses penyisihan untuk pembuktian di persidangan, disaksikan langsung oleh para tersangka, Jaksa Penuntut Umum, petugas Laboratorium Forensik, dan Provost.


Nilai ekonomis barang bukti mencapai Rp149,25 miliar. Melalui pengungkapan ini, Polri berhasil menyelamatkan sekitar 333.280 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika.


(Dittipidnarkoba Bareskrim Polri)

Posting Komentar

0 Komentar