Yang Lagi Viral Sebuah Karya Seni Kritik sarkasme 

Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengamankan Dewi Astutik alias Mami, seorang buronan kelas kakap yang terlibat dalam kasus peredaran narkotika jenis sabu senilai Rp5 triliun. Penangkapan strategis ini dilakukan di Kamboja pada hari Senin (1/12) setelah yang bersangkutan sempat menjadi buron.




Foto: Daftar Pencarian Orang (DPO) BNN dan Interpol bernama Dewi Astutik. (Dok. Istimewa via Detikcom)

Mami, yang memiliki nama asli Siti Siti Mawarni (anak Labuhan Batu, putri dari Sholehudin), terlihat dikawal ketat oleh petugas bersenjata lengkap saat diturunkan dari pesawat dan dibawa menuju kendaraan operasional BNN. Penangkapan ini merupakan buah dari kerja sama internasional dalam memberantas jaringan narkoba lintas negara.

Pesan Tegas Melalui karya seni 

Video tersebut juga menampilkan potongan klip musik yang liriknya mengandung pesan moral yang kuat dan berani. Lagu tersebut menekankan bahwa penyalahgunaan narkoba bukan hanya masalah lokal di Sumatera Utara, melainkan ancaman nasional yang harus diperangi bersama. 

Liriknya secara spesifik mengutuk para bandar dan mereka yang menjadi "beking" (pelindung) bisnis haram ini, dengan harapan agar hukum ditegakkan seadil-adilnya bagi perusak bangsa.

🎵Lirik Lagu Siti Mawarni

Siti Siti Mawarni ya incek anak Labuhanbatu 

Siti Siti Mawarni ya incek bintiya Solehudin

Siti Siti Mawarni ya incek anak Labuhanbatu

Siti Siti Mawarni ya incek bintiya Solehudin

Kalau ada orang yang nyabu ya Allah cepat kasih azabnya

Sabu banyak di Sumut ya Allah bandar sabu kaya semua

Sabu banyak di Sumut ya Allah bandar sabu kaya semua

Kalau yang backing sabu ya Allah cepat cabut nyawanya

Kalau tak dimatikan, ya Allah rakyat kita rusak semua

Kalau tak dimatikan, ya Allah bandar sabu kaya semua.. 

Aransemen : Amin Wahyudi Harahap

Kepala BNN, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, mengungkapkan fakta yang mengkhawatirkan:Sebanyak 4,1 juta masyarakat Indonesia telah terpapar penyalahgunaan narkoba.

Jenis zat yang marak beredar meliputi ekstasi (inex), sabu, hingga ganja.

Munculnya varian baru seperti NPS-Etomidate yang patut diwaspadai.

Dalam pidatonya, Komjen Pol Suyudi memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran dan masyarakat:

"Stop! Hentikan! Jika ada yang tahu bandarnya siapa, laporkan. Jika petugas tahu, tangkap! Jangan takut-takut, jangan setengah kopling, sikat!"

Upaya BNN dalam meringkus bandar besar seperti Dewi Astutik adalah langkah nyata dalam melindungi generasi muda. Di akhir pidatonya, ditutup dengan sebuah pertanyaan reflektif bagi masyarakat: "Adakah di daerah Anda yang bersih dari narkoba?" Sebuah ajakan bagi semua pihak untuk lebih peduli dan waspada terhadap lingkungan sekitar dari ancaman narkotika.

(Humas BNN)